• 16 Juli 2020
  • Last Update 15 Juli 2020 20:24
Haji Uma Sewa Rumah untuk Fazzilul, Bocah yang Dikurung Selama 5 Tahun

Haji Uma Sewa Rumah untuk Fazzilul, Bocah yang Dikurung Selama 5 Tahun

KOLOMACEH.COM, MEULABOH – H. Sudirman atau yang lebih akrab disapa Haji Uma anggota DPD RI asal Aceh melepaskan Fazzilul dari kurungan, bocah laki-laki usia 7 tahun asal Gampong Panggong, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat yang sejak usia 6 bulan dikurung oleh orang tuanya karena tidak ada yang menjaganya.

Ibu Fazzilul adalah janda miskin yang hidup di atas tanah milik orang lain di desa setempat, sejak setahun terakhir ibunya juga menderita sakit stroke. Untuk makan sehari-hari, Fazzilul dan keluarga berharap dari uluran tangan masyarakat sekitar.

Melihat kehidupan Fazzilul dan keluarganya yang tidak layak huni, Haji Uma menyewakan 1 unit rumah untuk ditempati oleh Fazzilul dan keluarga.

Sekarang Fazzilul tidak lagi harus dikurung dan dapat bermain bebas di rumah barunya.

“Sangat memprihatinkan melihat kondisi adik Fazzilul dan ibunya yang tinggal di gubuk tak layak huni, Saya juga sudah menyewakan se-unit rumah untuk Mereka tempati sambil menunggu pembangunan rumah layak huni oleh pihak gampong yang sudah berkomitmen dengan saya” ungkap Haji Uma kepada media, Sabtu (21/12/2019).

Haji Uma juga menugaskan stafnya untuk mengurus pengobatan Fazzilul dan ibunya ke RSUZA Banda Aceh termasuk menanggung biaya hidup pendamping mereka selama berobat

“Adik Fazzilul harus mendapatkan pengobatan, itu adalah haknya sebagai warga negara, nanti staf saya akan mendampingi Mereka di RSUZA untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut” terang Haji Uma.

Selain itu, Haji Uma juga ikut membeli pakaian baru untuk Fazzilul dan sumbangan dana masa panik.

Kedatangan Haji Uma didampingi oleh Abu Saba sosok berjiwa sosial yang cukup berjasa dalam pemulangan jenazah masyarakat Aceh di Malaysia.

Sementara itu setelah berita bocah Fazzilul viral di media sosial, bantuan terus berdatangan, seorang pengusaha toko emas di Meulaboh menghibahkan tanah untuk dibangunkan rumah, kemudian perangkat desa mengganggarkan dana desa untuk pembangunan rumah untuk Fazzilul dan keluarganya, belum lagi bantuan sembako dan uang atas keprihatinan kepada Fazzilul dan keluarga. (*)

Editor : Zulfikar

" class="prev-article">Previous article

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *