• 12 Agustus 2020
  • Last Update 11 Agustus 2020 17:14
Jembatan Kuala Tadu Nagan Raya Terancam Ambruk

Jembatan Kuala Tadu Nagan Raya Terancam Ambruk

KOLOMACEH.COM | NAGAN RAYA – Jembatan Jalan lintas Provinsi di kawasan Kuala Tadu Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya terancam Ambruk akibat sebagian badan jalan mulai terkikis selama meluapnya air sungai beberapa hari belakangan.

Kondisi jembatan tersebut, kini membutuhkan penanganan segera karena mulai menimbulkan lobang besar sehingga dapat membahayakan pengguna yang melintas di jalan serta dikhawatirkan jika terus dibiarkan akan berakibat robohnya jembatan.

Sejumlah warga di kawasan itu meminta pemerintah agar segera melakukan perbaikan mengingat kondisi kerusakan semakin parah dan terus terkikis air sungai. Jasmi salah satu warga setempat mengatakan kerusakan sudah terjadi semenjak beberapa hari belakangan karena terjadinya hujan dan naiknya debit air sungai Kuala Tadu.

“Kerusakan karena terjadinya luapan sungai sehingga tanah di bawah jembatan menjadi terkuras,” Jelas Jasmi.
Kondisi jalan tersebut kini dikatakan warga hanya diberi tanda seadanya dan dikhawatirkan akan menimbulkan kecelakaan bagi warga yang melintas.

Secara terpisah, Kepala Dinas PUPR Nagan Raya, Ir. Ardi Martha yang di hubungi Kolomaceh.com, Rabu, 15 Juli 2020 mengatakan jalan lintas tersebut merupakan kewenangan dinas Provinsi dan sudah disampaikan terkait adanya kerusakan jalan tersebut yang mengancam ambruknya jembatan kuala tadu.

“itu kan jembatan di bawah jalan propinsi, kita udah sampaikan ke provinsi,” Katanya.

Dia juga membenarkan kerusakan baru terjadi beberapa hari lalu akibat turunnya tanah yang tergerus air sungai dari bawah jembatan.

“Terjadi beberapa hari yang lalu, tanahnya terkuras jadi turun kebawah dia itu,” Jelasnya.

Sementara itu terkait penanganan darurat, pihak pemerintah Nagan Raya disebutkan tidak memiliki kewenangan untuk memperbaiki amblasnya badan jalan di dekat jembatan kuala tadu.

“Kita gak bisa karena di bawah provinsi, menyalahi aturan dan hasil koordinasi akan disikapi.”Katanya singkat.
Sedangkan hasil koordinasi yang dilakukan dinas PUPR Kabupaten Nagan Raya disebutkannya, akan segera ditangani oleh dinas terkait di tingkat provinsi Aceh, namun tidak dijelaskan jadwal perbaikan dan penanganan kerusakan jembatan tersebut.

Untuk diketahui Jalan lintas tersebut merupakan jalan atau jalur alternatif yang sering digunakan warga.[]

Penulis : Samad

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *