KOLOMACEH.COM (NAGAN RAYA) – PT Socfindo Kebun Seunagan gelar sosialisasi budidaya kelapa sawit kepada puluhan petani di Gampong Padang Panyang, yang dilaksanakan di Kebun Masjid Padang Turi, Desa Padang Panyang, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya, Rabu siang (14/10/2026).
Selain sosialisasi, PT Socfindo juga menyerahkan sejumlah alat panen bagi kelompok tani diantaranya Egrek dan Angkong.
Askep PT Socfindo Kebun Seunagan, Willy Candra didampingi Asisten Avdeling I menyampaikan, kegiatan sosialisasi ini merupakan program pengembangan sumber daya manusia (SDM) bagi para petani sawit di wilayah kerja PT Socfindo.
Oleh karena itu, melalui program pengembangan SDM serta dukungan teknis ini diharapkan petani sawit dapat meningkat produktivitas hasil panen sehingga para petani sejahtera.
“Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan legalitas, produktivitas, serta kesejahteraan bagi para petani sawit,” ungkapnya.
Menurut Askep Willy, dalam bertani kelapa sawit kita tetap harus mengikuti prosedur yang benar, baik tahap perawatan, pemupukan serta tahap pemanenan nya. Oleh karena itu, ia mengimbau kepada petani untuk senantiasi menjaga jumlah pelepah pada kisaran 48-56 pelepah untuk mendukung proses fotosintesis dan pertumbuhan maksimal serta melakukan kastrasi pada Tanaman Belum Menghasilkan (TBM).
Selain itu, ia juga menjelaskan jumlah pelepah pada tanaman menghasilkan harus dipertahankan pada kisaran 48–56 pelepah untuk mendukung proses fotosintesis dan pertumbuhan optimal.
Manfaat mempertahakan jumlah pelepah daun pada tanaman menghasilkan agar pelepah daun berfungsi sebagai tempat fotosintesis untuk memproduksi makanan. Selain itu, jumlah pelepah yang cukup membuat batang lebih besar dan kokoh, pertumbuhan akar, dan calon seludang tumbuh dengan baik.
Oleh karena itu, pengurangan pelepah secara berlebihan (over pruning) dapat mengganggu metabolisme dan memperlambat masa tanaman menghasilkan (TM).
“Batasi pemangkasan pelepah yang masih hijau dan aktif, serta mempertahankan jumlah pelepah standar yakni 48-56 pelepah, cukup buang pelepah kering saja untuk mempertahankan jumlah produksi,” jelasnya.
Disamping itu, Askep Willy menjelaskan, bahwa PT Socfindo Kebun Seunagan akan terus berkomitmen memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui berbagai program kemitraan dan pembangunan yang bermanfaat serta berkelanjutan yang menyentuh di berbagai sektor.
Sementara itu, Keuchik Gampong Padang Panyang, Syamaun Ali mengucapkan terimakasih kepada managemen PT Socfindo atas kepedulian nya kepada kelompok tani sawit melalui pengembangan SDM, sehingga para petani dapat menambah pemahaman dalam berkebun, baik cara perawatan kebun maupun proses pemanenan secara benar.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Subkoordinator Pengawasan / Penyuluh Perkebunan, Dinas Perkebunan Kabupaten Nagan Raya, Akmaizar, SP; Ketua Pemuda Padang Panyang, Anzib Agustian Syahputra, S.Pd; Ketua Pembangunan Masjid, Aliandri, SE; Ketua Kelompok Tani Turi Nan Jaya, Anwar D serta puluhan petani lainnya.










