Sabtu, 14 Februari 2026
Kolom Aceh
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
    • Kolom Barat
      • Aceh Barat
      • Aceh Barat Daya
      • Aceh Jaya
      • Aceh Singkil
      • Nagan Raya
    • Kolom Kutaraja
      • Aceh Besar
      • Banda Aceh
    • Kolom Timur
      • Bener Meriah
      • Aceh Tengah
      • Aceh Timur
      • Bireun
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Hukum
  • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
    • Kolom Barat
      • Aceh Barat
      • Aceh Barat Daya
      • Aceh Jaya
      • Aceh Singkil
      • Nagan Raya
    • Kolom Kutaraja
      • Aceh Besar
      • Banda Aceh
    • Kolom Timur
      • Bener Meriah
      • Aceh Tengah
      • Aceh Timur
      • Bireun
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Hukum
  • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Kolom Aceh
No Result
View All Result
Home Daerah

Bahas Krisis Lingkungan, Ketua STIS Al-Aziziyah Sabang Tekankan Fikih Ekologi di SLA VII WALHI Aceh

redaksi01 by redaksi01
0
Bahas Krisis Lingkungan, Ketua STIS Al-Aziziyah Sabang Tekankan Fikih Ekologi di SLA VII WALHI Aceh
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KOLOMACEH (Banda Aceh) – Krisis lingkungan global yang kian mengkhawatirkan menjadi tantangan serius bagi umat manusia. Dalam forum SLA VII WALHI Aceh, Dr. Tgk. Muslem Hamdani, MA Ketua STIS Al-Aziziyah Sabang menegaskan bahwa Islam melalui konsep fikih ekologi memberikan solusi normatif untuk menjaga keseimbangan alam, dengan menggabungkan prinsip syariat dan kearifan lokal masyarakat Aceh. Jumat 12 Sep 2025 di ruang aula Walhi Aceh

“Manusia sebagai khalifah di bumi memiliki tanggung jawab menjaga dan memakmurkan, bukan merusak,” tegas Dr. Muslem merujuk pada Al-Qur’an (QS. Al-Baqarah: 30) serta hadis Nabi tentang kesucian darah, harta, kehormatan, dan tanah. Prinsip-prinsip fikih ekologi yang dipaparkan meliputi: menjaga lingkungan (hifdz al-bi’ah), keadilan ekologis, serta larangan melakukan kerusakan (la dharar wa la dhirar).

READ ALSO

PWI Aceh Distribusikan Bantuan untuk Wartawan Nagan dan Singkil

Bupati TRK Bersama Tim BNPB dan Kementerian PU Tinjau Beutong Ateuh Banggalang

Etika lingkungan dalam Islam juga ditekankan, mulai dari hemat air saat wudhu, menjaga kebersihan, menanam pohon, hingga mengelola sumber daya secara berkelanjutan. Hal ini selaras dengan kearifan lokal Aceh, seperti hukum adat laot (melarang bom, racun, leumpen), hukum adat uteun (hutan larangan), tradisi meuseuraya (gotong royong), hingga kenduri laot dan uteun sebagai ekspresi syukur sekaligus pesan moral menjaga alam.

“Sinergi Islam dan adat Aceh melahirkan peradaban ekologis yang berkelanjutan. Islam memberi norma, adat memberi praktik aplikatif,” jelasnya.

Untuk implementasi, Dr. Muslem yang juga Alumni Mudi Mesra mendorong pendidikan ekologi Islami melalui dayah, sekolah, dan masjid, revitalisasi hukum adat dengan memperkuat peran panglima laot serta keuchik, serta dukungan qanun syariat dan adat. Kolaborasi ulama, pemerintah, tokoh adat, akademisi, dan masyarakat dianggap kunci menjaga kelestarian lingkungan di Aceh.

Kesimpulannya, fikih ekologi tidak hanya menawarkan solusi teologis atas krisis lingkungan, tetapi juga memandang menjaga alam sebagai bentuk ibadah. Dengan menggabungkan syariat Islam dan kearifan lokal Aceh, diharapkan lahir peradaban ekologis yang adil, lestari, dan berkelanjutan (*)

Penulis : Ikhsan Nudin
Editor   : Zulfikar

Tags: STIS Al-Aziziyah Sabang

Related Posts

PWI Aceh Distribusikan Bantuan untuk Wartawan Nagan dan Singkil
Banda Aceh

PWI Aceh Distribusikan Bantuan untuk Wartawan Nagan dan Singkil

Bupati TRK Bersama Tim BNPB dan Kementerian PU Tinjau Beutong Ateuh Banggalang
Daerah

Bupati TRK Bersama Tim BNPB dan Kementerian PU Tinjau Beutong Ateuh Banggalang

Bupati TRK Minta Penambahan Gas Subsidi LPG 3 Kg Kepada Pertamina
Aceh Barat

Bupati TRK Minta Penambahan Gas Subsidi LPG 3 Kg Kepada Pertamina

Masyarakat Padang Panyang Mulai Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Aceh
Daerah

Masyarakat Padang Panyang Mulai Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Aceh

Wabup Raja Sayang Pimpin Apel Pagi di Disdukcapil Nagan Raya
Daerah

Wabup Raja Sayang Pimpin Apel Pagi di Disdukcapil Nagan Raya

Bupati TRK Resmikan RSU Cahaya Husada di Nagan Raya
Daerah

Bupati TRK Resmikan RSU Cahaya Husada di Nagan Raya

Next Post
Ketua DPRK Nagan Raya Bantu Pasangan Kurang Mampu di Desa Ujong Patihah

Ketua DPRK Nagan Raya Bantu Pasangan Kurang Mampu di Desa Ujong Patihah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

No Content Available

EDITOR'S PICK

Jembatan Kuala Tadu Nagan Raya Terancam Ambruk

Jembatan Kuala Tadu Nagan Raya Terancam Ambruk

Wabup Nagan Raya Sampaikan Jawaban atas Pendapat Banggar dan Fraksi DPRK terkait Pertanggungjawaban APBK 2024

Wabup Nagan Raya Sampaikan Jawaban atas Pendapat Banggar dan Fraksi DPRK terkait Pertanggungjawaban APBK 2024

AHY: Selamat Gus Yahya Ketum PBNU, Demokrat Siap Bersinergi

AHY: Selamat Gus Yahya Ketum PBNU, Demokrat Siap Bersinergi

Bunda PAUD Kabupaten Nagan Raya Buka Diklat Guru PAUD Tahun 2025

Bunda PAUD Kabupaten Nagan Raya Buka Diklat Guru PAUD Tahun 2025

Kolom Aceh

© 2025 www.kolomaceh.com

Navigate Site

  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2
  • News
  • Politics
  • National
  • Business
  • World
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Opinion
  • Science
  • Tech
  • Travel

© 2025 www.kolomaceh.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In